Di tempat Bima ada pembagian alat musik yakni:
- Golongan ufi yaitu sebuah alat musik tiup.
- Golongan bo – e yaitu alat musik pukul dengan tangan contohnya rebana.
- Golongan Ko – bi adalah alat musik petik contohnya gambo ( gambus).
- Golongan toke, yaitu alat musik yang dipukul dengan alat pemukul, contohnya genda (gendang)
- Golongan ndiri, yaitu alat musik gesek contohnya biola mbojo ( biola Bima).
Druridana
![]() |
| Druridana, Sumber: hisyam-rahmadian.blogspot.com |
Gendang beleq
![]() |
| Gendang Baleq |
Sejarah - Dahulu di Lombok, Gendang Beleq dijadikan penyemangat prajurit yang pergi berperang dan yang pulang dari peperangan. Dengan demikian Gendang Beleq dijadikan musik dalam peperangan. Kini Gendang Beleq dipakai sebagai musik pengiring dalam upacara-upacara sopan santun mirip Merariq (pernikahan), sunatan (khitanan), Ngurisang (potong rambut bayi atau aqiqah) dan begawe beleq (upacara besar).
Cara Main - Gendang Beleq dimainkan secara berkelompok membentuk orkestra. Orkestra Gendang Beleq terdiri dari dua Gendang Beleq yang disebut mama (laki-laki) dan gendang nina (perempuan) yang berfungsi sebagai pembawa dinamika. Juga terdiri atas sebuah Gendang Kodeq (gendang kecil), perembak belek dan perembak kodeq sebagai alat ritmis, gong dan dua buah reog, yakni reog nina dan reog mama sebagai pembawa melodi. Pemain Gendang Beleq memainkan Gendang Beleq sambil menari. Pemain Gendang beleq terdiri dari 13 hingga 17 orang. Jumlah tersebut menandakan jumlah rakaat dalam shalat (ibadah umat Islam).
Genggong
![]() |
| genggong |
Genggong pada umumnya hanya memainkan lagu-lagu yang berlaras Slendro. Untuk membunyikannya, genggong dipegang dengan tangan kiri dan menempelkannya ke bibir. Tangan kanan memetik "lidah"nya dengan jalan menarik tali benang yang diikatkan pada ujungnya. perubahan nada dalam melodi genggong dilakukan dengan mengolah posisi atau merubah rongga
lisan yang berfungsi sebagai resonator.
Gula Gending
![]() |
| Gula Gending |
Gula gending dimainkan berkeliling ke pelosok kampung sambil menjajakan gula kapas. Gending yang dimainkan berfungsi sebagai daya tarik bawah umur untuk membeli. Jenis gending yang dimainkan antara lain buah Odaq, Tempong Gunung dan sebagainya.
Muri
![]() |
| Muri |
Palompong / Garompong
![]() |
| Palompong / Garompong |
Dahulu alat ini dimainkan secara tunggal dan biasanya dimainkan oleh pria pada dikala menunggu sawah atau ladang untuk mengusir sepi. Saat ini palompang juga dimainkan oleh perempuan dan menjadi bab dari orkestra Gong Genang yang berfungsi sebagai alat musik ritmik untuk mengiringi tari-tarian pada dikala irama cepat. Palompang merupakan alat musik khas Kabupaten Sumbawa, namun ada juga alat musik homogen ini di tempat Lombok dengan sebutan "cungklik".
Sarone
![]() |
| Sarone |
Sarone dibentuk dari dua materi pokok yaitu buluh ( jenis bambu kecil) dan daun lontar. Lolo dan anak lolo terdiri atas bulu.. Pada lolo terdapat 6 (enam) bongkang ( lubang) di atas, dan satu lubang di bawah. Cara melubangi dilakukan dengan memakai kawat besar yang dibakar. Jarak antara lubang yang satu dengan yang lainnya diukur dengan mengambil ukuran keliling lolo. Sedang lubang yang ada di bawah, jaraknya ½ (setengah )dari jarak antara dua lubang diatas.
Satong Srek
![]() |
| Satong Srek |
Satong srek dimainkan sebagai alat musik komplemen dalam suatu bentuk orkestra kesenian tradisional dan sanggup pula dimainkan secara solo / individual. Alat musik ini biasanya untuk mengiringi tarian nguri, syier male, badede, bulan kasandung, ngumang rame. Satong srek sanggup juga dipadukan dengan alat-alat musik modern.
Silu
![]() |
| Silu |
Bahan untuk menciptakan silu ialah kayu sawo, perak dan daun lontar. Pada silu tidak terdapat ornamen – ornamen, warnanya ialah warna asli. Bahanya, kecuali wata silu dibentuk mengkilat dengan cat. Unsur musikal (suara) rupanya lebih dipentingkan daripada unsur visual estetik.
Berbagai Sumber








