Alat Musik Tradisional yang berasal dari kawasan Provinsi Gorontalo meliputi: Marwas, Polopalo, Rebana, dan Gambusi. Berikut ini nama-nama alat musik tradisional gorontalo dan cara memainkannya:
Marwas
![]() |
| Marwas |
Polopalo
![]() |
| Polopalo |
Sejarah - Polopalo, alat musik tradisonal Gorontalo yang dulunya sebagai potongan bambu yg dibunyikan untuk mengusir burung pemakan padi di sawah. Polopalo juga dipakai petani sebagai bandul kalung sapi dan dipakai kaum wanita sebagai penggulung benang.
Bahan dasar Polopalo terbuat dari bambu, bentuknya mirip garputala raksasa. Teknik memainkannya yakni dengan memukulkan kebagian anggota tubuh yaitu lutut. Pada perkembangannya, Polopalo mendapat penyempurnaan pada beberapa hal, salah satunya yaitu sekarang Polopalo dibuatkan sebuah pemukul dari kayu yang dilapisi karet semoga mempermudah dan membantu dalam proses memainkan alat musik Polopalo. Hal ini memberi efek selain tidak menciptakan sakit bab anggota tubuh yang dipukul, juga menciptakan Polopalo tersebut berbunyi lebih nyaring.
Perkembangan lainnya alat musik Polopalo di kembangkan dari 2 (nada) menjadi lebih, dalam artian musik Polopalo telah dikembangkan jenis organologinya sehingga menghasilkan beberapa buah alat musik Polopalo dalam bentuk dan nada yang berbeda. Setelah itu Polopalo yang telah menjadi beberapa buah nada tersebut, dimainkan oleh beberapa orang dengan menyesuaikan komposisi yang telah dibuat. Secara otomatis musik Polopalo sudah dapat menghasilkan tangga nada yang dapat kita komposisikan menjadi suatu karya musik (seperti layaknya kelompok musik angklung).
Rebana
![]() |
| Rebana |
Rebana dipakai oleh para leluhur semenjak dahulu sebelum masuknya Islam di Gorontalo dan sebagiannya lagi sesudah masuknya Islam di Gorontalo, pada masa Sultan Amai (1425) dan juga dipakai oleh rakyat Gorontalo untuk mengiringi tarian dan ritual upacara etika lainnya. (Suwardi Bay dan Farha Daulima, 2006).
Gambusi / Gambus
Gambus yaitu alat musik petik mirip mandolin yang berasal dari Timur Tengah. Paling sedikit gambus dipasangi 3 senar hingga paling banyak 12 senar. Gambus dimainkan sambil diiringi gendang.
Berbagai Sumber


